Tiket Masuk Desa Penglipuran

Tiket Masuk Desa Penglipuran, Nikmati Pesonanya

Posted on

Informasi mengenai harga tiket masuk Desa Penglipuran adalah hal yang perlu diketahui sebelum berkunjung. Untuk masuk ke desa di Pulau Dewata ini ada tarif tersendiri karena memang telah menjadi salah satu tempat wisata. 

Hal itu berkat keunikan desa serta adat dan kebudayaannya yang masih sangat kental. Maka dari itu, selain mengetahui harga tiket masuk, kenali juga berbagai daya tariknya. Dengan begitu, akan tahu seperti apa gambaran Desa Penglipuran. 

Tiket Masuk Desa Penglipuran

Berikut adalah informasi mengenai harga tiket masuk ke Desa Penglipuran. Selain itu, juga akan menyampaikan info lainnya, seperti daya tarik, lokasi, dan tips berkunjung ke wisata ini. 

Tiket Masuk Desa Penglipuran dan Jam Operasionalnya

Harga tiket masuk Desa Penglipuran adalah bisa dilihat pada tabel berikut. Selain mengetahui harga tiket, juga bisa tahu mengenai tarif parkir dan jam operasional wisata ini. 

Tiket Masuk ke Desa Penglipuran
Anak (Domestik)  Rp10.000,-
Dewasa (Domestik)  Rp15.000,-
Anak (Wisatawan Asing)  Rp25.000,-
Dewasa (Wisatawan Asing)  Rp30.000,-
Tarif Parkir
Motor Rp2.000,-
Mobil Rp5.000,-
Bus Rp10.000,-
Jam Operasional
Senin – Minggu 08.15 – 17.00 WITA
Wisata Lainnya:  Wisata Ziarah Panjalu: Menelusuri Keindahan Sejarah Jawa Barat

Daya Tarik Desa Penglipuran

Ciri khas utama Desa Penglipuran adalah dari arsitektur bangunannya. Jadi, didesain sangat ragi sehingga gaya pagar, rumah, dan gerbangnya hampir sama. Desainnya pun dibuat mengikuti aturan adat dan istiadat Bali

Itulah yang menjadi daya tarik desa ini sehingga banyak yang ingin mengunjunginya. Selain itu, juga masih ada beberapa daya tarik lainnya yang perlu diketahui. Silakan simak ulasan berikut untuk mengetahuinya secara lengkap. 

  • Bisa mengetahui filosofi arsitektur. Salah satu makna bangunan dibuat rapi dan sama karena mengikuti filosofi hidup harmonis antara manusia dengan alam. Pengunjung bisa melihat bangunannya dan mengetahui makna yang tersirat dengan mengunjungi Desa Penglipuran langsung. 
  • Kemudian bisa belajar adat istiadat yang ada di Bali. Di daerah lain adat yang kental sudah mulai luntur karena didominasi dengan kebudayaan modern. Sedangkan di desa ini, masih diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Baik dari segi moral dan sanksi. 
  • Pengunjung juga bisa menikmati keindahan desa dengan arsitektur bangunannya yang rapi dan seragam. Hal itu membuat desain ini indah dipandang. Apalagi setiap rumah dilengkapi dengan taman kecil yang menambah keasrian pada lingkungan di Desa Penglipuran.
  • Pengunjung dapat pula menikmati berbagai kuliner. Misalnya tipat cantok atau ketupat bumbu kacang. Selain makanan, juga dapat menikmati minuman khas loloh cemcem serta jamu tradisional. 
Wisata Lainnya:  Umbul Bening Banyuwangi: Keindahan Alam Tersembunyi

Rute dan Lokasi

Lokasi Desa Penglipuran adalah berada di Kubu, Bangli, Bali. Jaraknya dengan Bandara Ngurah Rai sekitar 56 km. Dengan jarak tersebut, maka bisa dicapai dengan waktu hampir 2 jam. Jika ingin tahu rute yang mudah diakses, maka bisa melihat petunjuk berikut. 

  • Berangkat dari kota Denpasar, lalu arahkan kendaraan menuju jalan Prof. Dr Ida Bagus Mantra.
  • Kemudian, lanjutkan menuju arah Jalan Nusantara.
  • Lalu ke Jalan Ahmad Yani Utara.
  • Selanjutnya pengunjung bisa melanjutkannya ke daerah Gianyar dan arahkan kendaraan sampai ke Bangli. 
  • Jika sudah sampai di ujung Jalan Bangli, maka bisa belok ke kiri.
  • Tidak jauh dari belokan tersebut akan ada jalan Penglipuran yang menjadi tempat Desa Penglipuran berada. 
  • Lokasi di Maps: Desa Penglipuran

Tips Berkunjung

Berikut adalah tips berkunjung ke Desa Penglipuran Bali. Pastikan mengikuti  semua tipsnya supaya bisa mempersiapkan diri dengan maksimal. Dengan begitu, liburan akan terasa lebih nyaman. 

  • Pertama, sebaiknya datang ke Desa Penglipuran saat pagi atau sore hari. Hal itu karena udaranya akan terasa lebih sejuk dan bisa menghindari macet.
  • Kemudian, jangan lupa bawa kamera dan gunakan outfit terbaik. Dengan begitu, bisa berfoto atau mengabadikan momen di Desa Penglipuran dengan baik. 
  • Lalu, jaga sikap dan kesopanan. Mengingat desa ini sangat melestarikan adat dan istiadat.
  • Menjaga kebersihan dan jangan sampai membuang sampah sembarangan. Dengan begitu, keasrian dan keindahan desa tetap terjaga.
  • Sebaiknya jangan merokok di desa ini, sebab kebersihan udara juga sangat diperhatikan. 
  • Hargai budaya yang ada dan taati peraturan..
  • Tips yang terakhir adalah sebaiknya membawa botol sendiri untuk meminimalisir adanya sampah botol plastik. 
Wisata Lainnya:  Tiket Masuk Pantai Tiga Warna, Destinasi Hits di Malang

Akhir Kata

Harga tiket masuk Desa Penglipuran adalah masih tergolong terjangkau. Jadi, jika penasaran seperti apa penampakan desa ini, maka jangan lupa untuk berkunjung ketika sedang ke Bali.

Post Lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *