8 Rekomendasi Tempat Rekreasi Terpopuler di Cirebon 2022

8 Rekomendasi Tempat Rekreasi Terpopuler di Cirebon 2022

Posted on

Sebelum mengulas tempat wisata di Cirebon, tahukah kamu jika Cirebon punyai beberapa daya tarik yang tidak kalah dari destinasi berlibur favorit yang lain seperti Bandung, Jogja, atau Bogor. Kota yang populer dengan mangga gedong gincunya ini terakhir banyak dipilih beberapa wisatawan sebagai arah wisata. Tiap musim liburan panjang, Cirebon tiba-tiba ramai oleh banyak wisatawan yang tiba di luar kota.

Bertambahnya lawatan wisatawan ke Cirebon dalam sekian tahun terakhir tidak luput dari perubahan ekonomi dan pembangunannya yang cukup cepat. Semenjak dibukanya Tol Cipali, jarak menempuh ke arah Cirebon juga jadi lebih cepat.

8 Rekomendasi Tempat Rekreasi Terpopuler di Cirebon

Tidak itu saja, kedatangan beberapa penginapan setiap sudut kota makin memberi keringanan dan kenyamanan untuk beberapa pelancong. Nah, untuk kamu yang merencanakan untuk bertandang ke Kota Udang, ada banyak referensi tempat rekreasi di Cirebon yang pantas didatangi. Ada apa sajakah? Baca uraian selengkapnya di bawah ini.

  1. Situ Cicerem

Photo hits seperti pada lukisan, sebuah kalimat yang pas untuk memvisualisasikan keunggulan tempat rekreasi yang ini. Bermula dari mata air yang kecil, danau yang lumayan luas ini sebagai danau buatan. Di dalamnya ada ikan-ikan dengan warna yang memanjakan mata.

Tentu saja pengunjung dilarang untuk memancing ikan-ikan itu. Ketentuan itu membuat kebiasaan baru di Situ Cicerem. Pengunjung sering sekedar duduk nikmati keindahan alam di tepi danau serta memberi makanan ke ikan-ikan itu.

  1. Keraton Kasepuhan

Keraton Kasepuhan sebagai tempat rekreasi di Cirebon pertama kali yang harus didatangi, terlebih bila kamu tertarik sama riwayat Cirebon. Keraton di Cirebon ini dibuat di tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mohammad Arifin yang notabene sebagai cicit Sunan Gunung Jati.

Keraton yang sebelumnya diberi nama Keraton Pakungwati ini dibuat sebagai pusat pemerintah Cirebon pada periode kemarin. Nama tempat rekreasi di Cirebon ini selanjutnya diganti jadi Keraton Kasepuhan sesudah ada pembagian daerah keraton pada periode pemerintah Pangeran Mertawijaya, yang dikenali sebagai Sultan Sepuh Mohammad Syamsudin Mertawijaya.

  1. Bukit Gronggong

Cirebon punyai destinasi wisata dengan pemandangan malam yang keren, namanya Bukit Gronggong. Bukit Gronggong sebagai lokasi nongkrong favorite anak muda Cirebon dan sekelilingnya. Di kawasan Bukit Gronggong, kamu bisa nikmati indahnya pemandangan Cirebon saat malam hari dari ketinggian sekalian duduk di kursi dan nikmati minuman hangat di tengah-tengah sejuknya cuaca perbukitan.

Sekarang, di teritori tempat rekreasi di Cirebon ini telah banyak berdiri restoran dan penginapan yang menyuguhkan pemandangan bukit-bukit yang memesona . Maka, berlibur dengan keluarga dan teman dekat juga dapat makin membahagiakan. Untuk kamu yang tertarik nikmati pemandangan malam ciri khas Bukit Gronggong yang berada di wilayah Patapan, Beber, Cirebon, kamu cuma diwajibkan bayar biaya parkir sebesar Rp2.000 untuk kendaraan roda dua, dan Rp5.000 untuk mobil.

  1. Keraton Kanoman

Keraton Kanoman ialah destinasi rekreasi monumental di Cirebon yang sangat menarik dari Keraton Kasepuhan. Walau telah banyak alami pemugaran, Keraton Kanoman masih tetap memertahankan dekor dan style arsitektur ciri khas Jawa dan Tiongkok yang mengandung nilai sejarah perubahan kerajaan Islam di Indonesia. Beragam koleksi benda monumental seperti lukisan, kerajinan keramik, dan kereta kencana Paksi Naga Liman yang legendaris bisa kamu dapatkan di tempat rekreasi di Cirebon ini.

Keraton Kanoman dibuka tiap hari untuk wisatawan pada pukul 09:00-17:00. Pengunjung perlu bayar tiket masuk dengan harga Rp7.000 untuk nikmati wisata sejarah di Keraton Kanoman.

  1. Telaga Remis

Telaga Remis tawarkan segarnya panorama alam ciri khas kaki Gunung Ciremai buat kamu yang ingin melepaskan penat dari padatnya kegiatan setiap hari. Berada sekitaran 20 km dari pusat Kota Cirebon, persisnya di wilayah Kaduela, Kuningan, Telaga Remis kabarnya sebagai tempat pertapaan Raja Siliwangi pada masa lalu.

Nama Telaga Remis yang dengan bahasa Sunda mempunyai makna embun datang dari cerita Prabu Siliwangi yang manfaatkan embun sebagai air minumnya saat bertapa di wilayah itu yang dahulu terkenal tandus. Sang Prabu juga selanjutnya buang sisa embun itu sambil berdoa supaya nantinya daerah itu jadi telaga yang berguna untuk warga sekitaran.

  1. Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Masjid paling tua di Cirebon ini berada di kompleks Keraton Kasepuhan. Arsitektur Masjid Agung Sang Cipta Rasa banyak dikuasai dampak Kerajaan Islam pada periode kemarin. Keunikan itu bisa disaksikan dari atap mushola yang tidak mempunyai kemuncak seperti masjid-masjid lain di Pulau Jawa secara umum.

Sepintas, mushola yang ini kemungkinan tidak terlihat demikian spesial. Walau terlihat simpel, ada cerita menarik dibalik pembangunan mushola ini. Kabarnya, pembangunan Masjid Sang Cipta Rasa melibatkan beberapa ratus tokoh penting dari Kerajaan Demak, Majapahit, dan Cirebon. Sunan Gunung Jati bahkan juga menunjuk Sunan Kalijaga untuk membuat arsitektur mushola.

  1. Wanawisata Ciwaringin

Cirebon kemungkinan tidak punyai banyak tempat rekreasi alam seperti kawasan Kuningan atau Majalengka, hingga kedatangan Wanawisata Ciwaringin kemungkinan menjadi oasis untuk masyarakat perkotaan Cirebon yang merindukan panorama hijau. Berada di perbatasan Kabupaten Cirebon dan Majalengka, Wanawisata Ciwaringin tawarkan panorama rimba yang hijau sekalian danau yang umum dijadikan tempat memancing.

Panorama gunung kapur yang gagah juga ikut menambahkan daya tarik tempat rekreasi di Cirebon yang ini. Tidak itu saja, di teritori Wanawisata Ciwaringin juga ada tempat motorcross yang ditujukan untuk beberapa pencinta tantangan. Ada juga beberapa sarana pendukung seperti kamar mandi, tempat parkir, ruangan beribadah, dan penginapan untuk pastikan aktivitas rekreasi pengunjung masih tetap nyaman.

  1. Makam Sunan Gunung Jati

Makam Sunan Gunung Jati kerap jadi destinasi rekreasi religius untuk pelancong yang dari Pulau Jawa. Di tempat rekreasi di Cirebon ini kamu akan rasakan situasi khidmat karena lantunan ayat-ayat suci yang bergema di seantero kompleks Makam Sunan Gunung Jati. Style arsitektur ciri khas Tiongkok, Jawa, dan Arab juga bersatu sempurna membuat harmoni yang mengagumkan. Bermacam dekorasi porselen khas Tiongkok banyak dipasangkan di sekitar dinding makam.

Daya magnet yang lain dipunyai Kompleks Makam Sunan Gunung Jati ialah ada sembilan pintu yang diatur secara bertingkat. Tetapi, pengunjung cuma dikenankan untuk masuk sampai pintu ke-lima, karena pintu-pintu selanjutnya cuma diperuntukkan untuk keturunan Sunan Gunung Jati.

Kompleks Makam Sunan Gunung Jati berlokasi di Jalan Alun-alun Astana Gunung Jati 53, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati.

Leave a Reply

Your email address will not be published.