Tiket Masuk Gedung Lama Arsip Nasional RI

Tiket Masuk Gedung Lama Arsip Nasional RI, Rekreasi Sejarah Vintage

Posted on

Gedung lama Arsip Nasional RI (ANRI) bisa saja wisata Anda seterusnya. Tempatnya benar-benar fotogenik dan bersejarah. Gedung yang berada di Jl Gajah Mada, Jakarta ini awalnya sebagai area untuk menyimpan Arsip Nasional RI. Tetapi, saat ini gedung ini jadi area untuk menyimpan beberapa barang warisan jaman Belanda dan tempat rekreasi di Jakarta yang dapat Anda kunjungi.

Dibuat di tahun 1760, gedung berpenampilan Eropa ini sebagai rumah warisan Gubernur Jenderal VOC Reinier de Klerk. Selanjutnya di tahun 1876 ia wafat dan diberikan pada cucunya. Sesudah berkali ganti-ganti pemilikan, di tahun 1925 gedung ini dibeli oleh pemerintahan Hindia Belanda untuk kantor pertambangan.

“Pada 1925 gedung ini dibeli oleh pemerintahan Hindia Belanda untuk kantor pertambangan, sekalian perbaikan yang pertama. Tahun 1943 jadi museum yang didalamnya 75% asli dari gedung ini 25% dari donatur, pencinta beberapa barang tua,” tutur staff perawatan gedung, Subagyo.

Tiket Masuk Gedung Lama Arsip Nasional RI

Sesudah Indonesia merdeka, tahun 1951 tempat ini beralih menjadi Kantor Arsip Nasional RI. Tahun 1974, arsip nasional dipindah ke arah tempat yang lebih mencukupi di Jl Ampera, Jakarta Selatan dan tempat ini kembali jadi museum dan tempat rekreasi sejarah.

Masuk gedung dari depan nuansa vintage berasa. Didalamnya situasi rumah Belanda tetap sama sama sekalipun. Traveler akan mendapati beragam jenis barang warisan jaman dulu dimulai dari senjata-senjata, mebel sampai beberapa surat kesepakatan dengan beberapa petinggi yang dipunyai oleh sang gubernur.

Pada lantai kedua, ada ruang untuk beberapa tamu. Furniture-furniture tua dan lukisan-lukisan menghias ruang. Pada bagian kiri, Anda akan mendapati ruang besar yang disebut tempat untuk jamuan makan malam beberapa tamu.

Ruang ini terbagi dalam meja kayu panjang dan bangku kursi yang berjejer. Ada dua meja panjang, 1 meja panjangnya dikitari 6 bangku. Masih ada beberapa lampu berpenampilan vintage yang bergantungan.

Dari kamar makan, di samping kanan ada kamar makan yang memiliki ukuran lebih kecil. Ini sebagai kamar makan keluarga, ada satu meja dan 6 bangku kursi kayu.

Melangkah di depan kamar makan kelihatan kamar besar yang mempunyai tempat tidur kayu. Kabarnya ini sebagai ruang tidur pemilik rumah. Ada kursi-kursi di dekat tempat tidur kayu, lukisan-lukisan menghias kamar ini.

Berubah keluar kamar, ada ruang lumayan luas yang disebut ruangan keluarga, pada sudut sudut ruang ada bangku dan almari tua yang disinari cahaya dari jendela. Bila ada di tempat ini Anda betul-betul akan rasakan ada di rumah warisan Belanda.

Jadi tempat bersejarah, gedung ini kerap dikunjungi wisatawan, dimulai dari anak sekolah sampai wisatawan luar negeri. Disamping itu, taman yang berada ada di belakang gedung sering jadi tempat untuk acara pesta pernikahan.

Di ujung belakang terlihat sedang ditangani proses perbaikan. Informasinya sedang dibuat museum kepresidenan yang direncanakan dibuka tahun akhir 2019.

“Gedung ini akan jadi Museum Kepresidenan RI, content visualnya seperti patung-patung presiden yang pidato, kelak jika sudah jadi akhir tahun ini saksikan saja,” tutur Subagyo.

Tahun 2001, museum ini sempat mendapatkan penghargaan Award of Excellent dari UNESCO loh traveler. Untuk Anda yang menyukai rekreasi riwayat bergaya vintage, Yuk tiba ke Museum Arsip Nasional RI yang berada di Jl Gajah Mada No 111, Jakarta Barat. Untuk ke situ tidak diambil biaya, tempat ini buka start pukul 08.00-16.00 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published.